Posted on Juni 19, 2008 by miftachudin
“Kegagalan itu seperti luka di lutut. Sakit sekali memang, tetapi akan cepat sembuh dengan sendirinya”
“Cukup gagal sekali saja, tetapi tidak untuk yang kedua kalinya”
Saatnya meninggalkan medan kata-kata menuju medan amal nyata
DIarsipkan di bawah: Diary | Leave a Comment »
Posted on Agustus 22, 2007 by miftachudin
Menulis itu ternyata mengasyikkan. Mungkin itu yang aku rasakan selama ini walaupun saat ini masih dalam tahap belajar. Kita bisa menumpahkan segala keluh kesah hidup ini. Dan yang terpenting adalah bagaimana supaya pemikiran-pemikiran kita tidak hanya mengendap di dalam otak karena banyak sekali ide yang sering menari-nari dalam pikiran kita.
Menulis berarti menyambung mata rantai sejarah. [...]
DIarsipkan di bawah: Diary | 2 Komentar »